Diterjemahkan oleh: Dian Makruf
Peringatan Hari Perempuan Sedunia (International Women’s Day), selanjutnya ditulis IWD, berlangsung sejak awal 1900-an, di masa gelombang dan ekspansi industrialisasi besar-besaran, seiring dengan membludaknya pertumbuhan penduduk dan berkembangnya paham-paham radikal.
Berawal dari kegelisahan dan debat kritis di kalangan perempuan
pada tahun 1908. Mereka memahami telah terjadi tekanan dan
perlakuan tidak adil terhadap warga perempuan di masa itu. Hingga akhirnya,
sekitar 15 ribu perempuan melakukan aksi berjalan kaki di New York dengan
tuntutan pengurangan jam kerja, upah yang lebih layak, serta hak pilih
dalam pemilu.